Sabtu, 11 Oktober 2014

PERTUMBUHAN PENDUDUK,MASYARAKAT,dan KEBUDAYAAN

ISD #2

NAMA  : INTAN PUSPITASARI
NPM     : 25314382
KELAS : 1TB03

Pertumbuhan Penduduk,Masyarakat,dan Kebudayaan

Pertumbuhan Penduduk                                                                                                                                              
Tabel Pertumbuhan Penduduk Dunia tahun 1830 – 2006
TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
PERKEMBANGAN PERTAHUN
1830
1 MILYAR
-
1930
2 MILYAR
1%
1960
3 MILYAR
1,7%
1975
4 MILYAR
2,2%
1987
5 MILYAR
2%
1996
6 MILYAR
2%
2006
7 MILYAR
2%
Sumber : Iskandar , Does Sampurno Masalah Pertambahan Penduduk di Indonesia
      Dilihat dari data diatas,rata – rata penduduk disetiap Negara akan terus bertambah hingga 2x lipat atau lebih,yang artinya setiap tahun laju pertumbuhan penduduk dunia akan sangat cepat.

Tabel Penggandaan Penduduk Dunia
TAHUN PENGGANDAAN
PERKIRAAN PENDUDUK DUNIA
WAKTU
800 SM
5 JUTA
-
1650
500 JUTA
1500
1830
1 MILYAR
180
1930
2 MILYAR
100
1975
4 MILYAR
45
Ecology Sumber : Ehrlich, Paul, R, et al, Human W.H. Freeman and Co San Fransisco
      Menggunakan interpolasi linear dari perkiraan UNDESA yaitu akan atau telah meningkat dua kali lipat dalam tahun – tahun berikutnya (dengan dua titik tolak yang berbeda). Perhatikan,bagaimana jika dalam kurun waktu 2 milenium masing – masing digandakan atau kira – kira diambil setengah atau dua kali lipat sebelumnya,seperti model pertumbuhan hiperbolik yang disebutkan diatas. Namun secara keseluruhan tidak mungkin akan ada penggandaan lain pada abad ini.

Faktor – Faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk     
  • Kematian

      Kematian adalah hilangnya tanda – tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian juga dapat mengurangi jumlah penduduk. Untuk dapat menghitung besarnya angka kematian yaitu dengan cara yang sama dengan menghitung angka kelahiran.
  •  Kelahiran

     Kelahiran mempunyai sifat menambah jumlah penduduk. Ada banyak faktor yang dapat menghambat angaka kelahiran dan juga mendukung agka kelahiran.
  • Imigrasi

      Imigrasi terjadi apabila setiap penduduk pindah ke kota lalu mereka membuat ktpnya menjadi dua,jika itu terjadi mereka akan sulit didata dengan pasti.

Rumus Kematian Kasar

                                                            CDR = D/P x K


Ket :
CDR        = Crude Death Rate (Angka Kematian Kasar).
D             = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P             = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K             = Bilangan konstan 1000

Rumus Kematian Khusus

 
       ASDRx = Dx/Px x K

Ket :
ASDRx   = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx           = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px           = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K             = Bilangan konstan 1000

Angka Kelahiran
  • Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu:
  •  Angka kelahiran dapat dikatakan tinggi jika mencapai > 30 per tahun,
  • Angka kelahiran dapat dikatakan sedang jika mencapai 20 – 30 per tahun,
  • Angka kelahiran dapat dikatakan rendah jika mencapai < 20 per tahun


Pengertian Migrasi
Secara umum Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melalui batas administrative (migrasi internal) atau batas politik/Negara (migrasi internasional). Dengan kata lain,migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan secara permanen dari suatu daerah ke daerah lain.

Macam – macam Migrasi
  1.  Emigrasi           :   Perpindahan penduduk dari suatu Negara ke Negara lain,
  2.  Imigrasi            :   Masuknya penduduk ke dalam suatu daerah atau Negara tertentu,
  3. Urbanisasi        :   Perpindahan penduduk dari dessa ke kota,
  4.  Transmigrasi    :   Perpindahan penduduk antar pulau dalam suatu Negara,
  5. Remigrasi         :   Kembalinya penduduk ke Negara asal setelah beberapa lama berada di                                              Negara lain.

Proses Migrasi
  • Dalam memilih daerah tujuannya para imigran cenderung memilih daerah terdekat dengan daerah asalnya,
  •  Kurangnya kesempatan bekerja didaerah asal dan adanya kesempatan bekerja didaerah lain membuat seseorang melakukan mobilitas penduduk,
  • Mendapat informasi yang positif dari sanak saudara/kerabat tentang daerah tujuan dapat membuat seseorang berfikir untuk berimigrasi,
  • Mendapat informasi yang negatif pada daerah tujuan membuat seseorang enggan untuk berimigrasi,
  • Makin besar pengaruh dari daerah perkotaan terhadap seseorang maka makin tinggi juga frekuensi mobilitas orang tersebut,
  • Makin tinggi pendapatan seseorang maka makin tinggi juga mobilitas orang tersebut,
  • Seseorang akan cenderung memilih daerah tujuan jika dalam daerah tersebut terdapat sanak saudara/kenalan,
  • Migrasi masih akan terus terjadi jika dalam suatu daerah terdapat bencana alam (banjir,gempa bumi,dll.),
  • Orang yang berumur muda dan belum menikah akan lebih banyak mengadakan mobilitas daripada orang yang berusia lanjut dan sudah menikah,
  • Makin tinggi pendidikan seseorang maka makin tinggi pula seseorang itu melakukan mobilitas penduduk.
    Akibat yang terjadi dalam Migrasi
  •      Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Ekonomi

      Dampak kepadatan penduduk dalam pengaruhnya terhadap ekonomi adalah pendapatan rata- rata per kapita dapat berkurang sehinggan menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Hal ini juga dapat menyebabkan daya menabung masyarakat menurun sehingga dana ntuk pembangunan Negara berkurang. Akibatnya,lapangan pekerjaan menjadi berkurang dan pengangguran semakin bertambah.
  •  Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Social

      Jika lapangan pekerjaan berkurang maka jumlah pengangguran akan meningkat dan hal ini juga yang akan meningkatan kejahatan. Selain itu,terjadinya Urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota) untuk mendapatkan pekerjaan yang layakmaka akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.
  •   Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan

      Jumlah penduduk yang terus meningkat juga akan menyebabkan kebutuhannya meningkat pula. Hal ini juga akan berdampak negatif pula pada lingkungan.
  • Pencemaran Lingkungan
               
                 Pencemaran/Polusi dapat diartikan sebagai penambahan segala subtansi ke lingkungan akibat aktivitas manusia.


       Jenis - jenis Struktur Penduduk
  1. Jumlah Penduduk         : Urbanisasi,Reurbanisasi,Emigrasi,Imigrasi,Remigrasi,Transmigrasi.
  2. Persebaran Penduduk  :  Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah yang                                             dibandingkan dengan luas wilayahnya/dihitung dengan jiwa per km                                            kuadrat.
  3. Komposisi Penduduk  :  Merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang                                                membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan                                                 jenis kelamin.
j       Bentuk Piramida Penduduk

        
  •                          Piramida penduduk muda berbentuk limas

           Piramida ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda lebih besar dibanding dengan usia dewasa. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Contoh : India,Brazilia,dan Indonesia.
  •       Piramida penduduk stasioner atau tetap berbentuk granat

           Piramida  ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda seimbang dengan usia dewasa. Tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Contoh : Swedia,Belanda,dan Skandinavia.
  •       Piramida penduduk tua berbentuk batu nisan

           Piramida bentuk ini menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih sedikit bila dibandingkan dengan usia dewasa. Jika angka kelahiran jenis pria besar, maka suatu negara bisa kekurangan penduduk. Contoh : Jerman,Inggris,Belgia,dan Prancis.

Rasio Ketergantungan
         Rasio Ketergantungan merupakan perbandingan antar jumlah penduduk yang berumur 0 – 14 tahun ditambah dengan jumalah penduduk yang berusia 65 tahun ke atas dan dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berusia 15 – 64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yaitu dengan melihat Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua. Rasio ketergantungan dapat digunakan sebagai indikator yang secara kasar menunjukkan keadaan ekonomi suatu Negara,apakah tergolong negara maju atau negara yang sedang berkembang. Semakin tingginya persentase rasio ketergantungan maka akan semakin tinggi pula beban yang harus ditanggung penduduk yang produktif untuk membiayai hidup penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi.

Sumber :

Jumat, 10 Oktober 2014

ISD sebagai salah satu syarat MKDU

ISD #1 

NAMA    :  INTAN PUSPITASARI
NPM       :  25314382
KELAS   :  1TB03



ISD sebagai salah satu syarat MKDU
Perguruan tinggi adalah suatu satauan jenjang pendidikan tinggi. Perguruan tinggi diselenggarakan dengan maksud menyiapkan SDM yang mampu mengembangkan dan menciptakan sebuah ilmu pengetahuan serta teknlogi secara kelompok atau mandiri.,
Pada perguruan tinggi terdapat dua jenis mata kuliah,yaitu :
1.  MKK (Mata Kuliah Keahlian)

  • MKK (Mata Kuliah Keahlian) adalah suatu pelajaran yang diambil oleh mahasiswa sesuai dengan jurusannya.
2. MKDU (Mata Kuliah Dasar Umum)

  • MKDU (Mata Kuliah Dasar Umum) bertujuan untuk mendapatkan seorang sarjana yang :
1)      Berjiwa Pancasila,
2)      Taqwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
3) Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral dalam menyikapi suatu permasalahan kehidupan baik sosial,politik maupun pertahanan keamanan,
4)      Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat.

Tujuan  perkuliahan ISD (Ilmu Sosial Dasar) adalah  sebagai  bagian  dari  MKDU  yang  merupakan suatu hubungan  timbal  balik  antara  manusia dan lingkungannya. Hubungan tersebut dapat mewujudkan akan adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah social yang demikian menjadi Ilmu Sosial Dasar.

PENGERTIAN ISD
ISD adalah suatu pengetahuan yang menelaah tentang masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang terjadi pada masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan  dan dapat diterapkan oleh masyarakat dalam bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.
ISD juga merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yang dikembangkan untuk melengkapi gejala2 sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

Tujuan Ilmu Sosial Dasar
ISD dapat membantu mahasiswa agar mempunyai wawasan yang lebih luas serta mempunyai ciri kepribadian yang dapat menghadapi masyarakat lain dengan sikap dan tingkah laku yang baik dan sebaliknya.

3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
      
     1)   Ilmu – ilmu Alamiah (Natural Science)
                     Ilmu – ilmu alamiah bertujuan untuk mengetahui semua ketentuan yang terdapat dalam alam                       semesta. Dalam hal ini,digunakan sebuah metode ilmiah yaitu dengan menentukan hukum yang berlaku           dan setelah itu dapat dibuat sebuah analisis untuk menentukan suatu kualitas. Atas dasar itu lalu                     dibuatlah sebuah prediksi yaitu 100% benar atau 100% salah.

           2)    Ilmu – ilmu Sosial (Natural Science)
               Ilmu –ilmu social bertujuan untuk mengkaji semua ketentuan dalam hubungan antara manusia.                   Dalam hal ini digunakan juga sebuah metode ilmiah yang sama dengan Ilmu  ilmu Alamiah,tetapi hasil             akhirnya tidak 100% benar dan hanya mendekati kebenarannya saja. Hal ini disebabkan karena                   dalam hubungan antar manusia tidak akan dapat berubah dari waktu ke waktu.
     
     3)   Pengetahuan Budaya (The Humanities)
                Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti dari kenyataan yang bersifat                  manusiawi. Dalam hal ini digunakan sebuah metode pengungkapan peristiwa dan kenyataan yang                  bersifat unik,lalu kemudian diberi arti.

ISD dan IPS
ISD dan IPS memiliki beberapa macam persamaan dan perbedaan,diantaranya adalah :
     A.    Persamaan ISD dan IPS :
1.      Keduanya adalah merupakan ilmu/bahan study untuk kepentingan program pelajaran,
2.      Keduanya bukan merupakan disiplin ilmu,
3.      Keduanya mempuyai materi yang terdiri dari kenyataan social dan dan masalah social.
           B.    Perbedaan ISD dan IPS :
1.      ISD adalah pelajaran yang diberikan di Perguruan Tinggi,sedangkan IPS adalah pelajaran yang diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan,
2.      ISD merupakan suatu mata kuliah tunggal,sedangkan IPS merupakan suatu kelompok dari sejumlah mata pelajaran,
3.      ISD diajarkan untuk membentuk sikap dan kepribadian,sedangkan IPS  diajarkan untuk membentuk pengetahuan dan keterampilan intelektual.

Ruang Lingkup ISD
Pelajaran dalam ilmu social didalamnya terdapat masalah – masalah social. Agar dapat mengetahui masalah tersebut kita harus mengidentifikasi kenyataan – kenyataan social serta memahami konsepnya,maka dari itu pelajaran ISD dapat dikelompokan menjadi 3 bagian,yaitu :

  •    Kenyataan – kenyataan social yang terjadi pada masyarakat merupakan salah satu masalah social      tertentu. Kenyataan social itu sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli,hal ini terjadi karena        didalamnya terdapat perbedaan latar belakang disiplin ilmu dan juga sudut pandang,
  •    Konsep – konsep social tentang kenyataan social dibatasi dengan konsep dasar yang sangat              diperlukan untuk dapat mempelajari masalah social yang ditulis dalam Ilmu Pengetahuan Social, 
  •    Masalah social yang muncul dalam masyarakat,biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan social      antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya.
      Berdasarkan tulisan diatas,dapat ditarik kesimpulan bahwa ruang lingkup ISD,mahasiswa  diharapkan mampu mempelajari dan memahami bahwa didalam masyarakat akan ada :

  1.       Masalah dalam kependudukan yang berhubungan dengan perkembangan masyarakat dan                   kebudayaan,
  2.       Masalah individu,keluarga maupun dalam masyarakat,
  3.       Masalah pemuda dan sosialisasi,
  4.       Masalah hubungan antara warga Negara dengan Negaranya
  5.       Masalah persamaan derajat
  6.       Masalah masyarakat perkotaan dengan pedesaan,
  7.       Masalah pertentangan social dan integrasi,
  8.       Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber  :